tulis apapun!!

belajar nge-blog dengan hati..

User Login

Showing posts with label antalogy. Show all posts
Showing posts with label antalogy. Show all posts
On 0 komentar

Buat teman-teman semua para pendukung setia Timnas Merah Putih yang sudah berhasil memenangkan pertandingan semifinal atas Filipina malam lalu. atau teman-teman yang mempunya pengalaman, cerita menarik seputar sepak bola ayo tulisan ceritamu itu dan ikut sertakan dalam Antolog Cinta Sepak Bola.
Syarat Peserta :
1. Kirim naskah + biodata melalui email (attach file) :
Peserta wanita : abangsoil@ymail.com
Peserta lelaki : uncuannas@ymail.com
2. Jumlah halaman ; 3 – 4 / 1.5 Spasi / kertas A4 / Hurup 12 TNR.
3. 1 peserta 1 naskah terbaik.
4. Buat catatan fb berjudul : ANTOLOGI CSB [“ JUDUL NASKAH” ], sertakan dalam catatan tersebut : gambar apa saja yg bertema sepakbola nasional/dunia , judul naskah yang dikirim dan penggalan/ potongan cerita tersebut, tidak lebih dari 100 kata. Tag fb : Rusmin Nuryadin Abizz dan Annas Tupank, selebihnya tag tidak dibatasi.
5. Dicari 17 naskah terbaik untuk diterbitkan.
6. Deadline : 18 – 25 Desember 2010.

ANTOLOGI INI DIDUKUNG OLEH : GROUP UNTUK SAHABAT (UNSA)

On 0 komentar

Assalamualaikum Wr.Wb.
Bismillahirrahmanirrahim..
Ba’da tahmid wa shalawat….,

Apakabar rekan-rekan penyair peserta lomba puisi FTD semua? Mudah-mudahan tetap semangat menulis puisi. Terkait dengan rencana pembuatan antologi puisi lomba FTD, maka kami menginformasikan beberapa hal penting berikut;

1. FLP Riau atas nama Forum Tinta Dakwah akan menerbitkan Antologi 100 naskah pemenang lomba puisi FTD (100 nama terlampir di akhir pengumuman)
2. Naskah akan diterbitkan di Leutika Prio dengan biaya paket penerbitan ditanggung oleh penulis FLP Riau yang naskahnya masuk ke dalam antologi.
3. Peserta TIDAK mendapatkan buku, jika peserta i

On 2 komentar

Assalamu allaikum, wr wb...

Menikah adalah salah satu yang niscaya dan kudu dipikirin.
Yang paling susah ya... mengejar jodoh. di sini pasti terselip kisah suka duka yang bakal seru banget kalo kita ceritakan kembali. Untuk mengekalkan kenangan dan memberikan inspirasi kepada dunia. Walah...
Eh, ini ceritanya gk harus berhasil lo dengan orang yang kamu idamkan, gagal juga gpp, yg penting terus berjuang. hehehehe... (kok jadi nasehatin diri sendiri! walah!)

So, karena itu, saya (Akhi Dirman Al-Amin) dan sahabat saya, Noniek Sastrowardoyo (Pemenang lomba menulis kisah di Mizan), mengajak kamu untuk ambil bagian dalam antologi ini.

Syaratnya simpel saja :

1. Ditulis di atas kertas ukuran A4 spasi 1,5
2. Minimal 6 halaman
3. Mengandung ibrah (pelajaran)
4. Boleh kisah orang lain
5. Deadline 20 Agustus 2010
6. Send ke akhidirman.menulis@gmail.c
om dan bcc ke bazeniancode@gmail.com
7. Naskah yang lolos seleksi akan diumumkan tanggal 25 Agustus 2010 dan akan segera meluncur ke penerbit :)

okey.... sudah jelas bukan. So, silahkan ditulis dan share ke teman2 kamu ya...

salam
Dirman & Noniek

beberapa komnt yg sering ditanyakan:
"boleh kisah orang laen tak?maksudnya bukan kisah sang pengirim kisah?"

jwb: boleh bkn kisah sendiri. yg blm menikah juga gpp.

"kalau yang belum dapat jodoh gimana mas? yang terjadi sama saya malah patah hati"

jwb: itu jg boleh...

harus pengalaman pribadi neh?? Kalau pengalaman pribadi tapi diubah namanya (lantaran malu dsb) boleh ga?

jwb: boleh kok. asalkan hrs ttp kisah nyata

rencananya, akan ada 2 bab dlm buku ini nantinya. kisah yg gagal mendapatkan jodoh dan sebaliknya. agar bs lbh hikmah, kalo patah hati semua malah ntar takutnya gk memotivasi..
diutamakan yg berhikmah. boleh lbh dr satu kisah. gayanya bebas. tp disarankan menulis dgn hikmah

On 0 komentar

Ketika tangan kita tak mampu melemparkan kerikil dan puing-puing gunung. Ketika langkah tak pernah bisa menjejak tanahnya. Ketika teriakan tak pernah terdengar langsung oleh bocah-bocah bersimbah darah. Ketika cinta satu saudara seiman begitu nyata. Buku ini lahir, teman.

Meski sedikit sekali probabilitas yang akan muncul bahwa mereka akan membaca huruf-huruf didalamnya, buku ini berusaha memberikan motivasi tak terputus atas keteguhan iman, atas perjuangan tak pernah padam.

Sejumput harap dengan renda do'a-do'a dari beberapa penulis FLP se-Sumatera. berharap intifadah tertuntaskan, berharap tangis sayu tak lagi terdengar di tanah yang dirampas semena-mena.

Palestine, anggap kami sedang memelukmu hangat. Berusaha sekuat hati agar kalian tersenyum.

-sebuah buku antalogy karya anak2 flp sesumatra, ada satu cerpen didalamnya goresan tangan lelaki yg menulis ini, 10% dari penjualan buku ini akan disumbangkan ke Palestine-

On 6 komentar

Saya terlahir sebagai seorang sulung, artinya sedikit banyak ada semacam beban moral yang memaksa menjadi teladan bagi adik-adik saya. ada semacam aturan tak terlihat yang membatasi tingkah laku untuk bertindak layaknya seorang anak pertama.

Tapi ketika masa transisi datang, dimana lingkungan dan beberapa faktor lain sangat berperan dalam pembentukan karakter, perlahan saya terlupa pada 'norma-norma anak sulung' tadi.

Saya Drop Out dari perguruan tinggi, jelas itu bukan contoh yang baik bagi adik-adik saya. Bahkan di saat yang bersamaan, adik saya telah wisuda dan hidup mandiri dengan mengajar di salah satu pondok pesantren, adik saya yang ke tiga juga telah bekerja. Dan jelas saja, beban moral itu semakin berat karena saya harus mampu membuktikan bahwa jalan yang saya pilih sekarang adalah kebenaran.

Saya mungkin seorang sulung yang aneh, saat manusia lain begitu mendambakan bekerja di pemerintahan, menjadi polisi, dokter atau berbagai profesi 'wah' lainnya. saya memilih menulis dan dunia literasi sebagai wahana penebus keringat sang Ayah dengan secuil bangga.

Sudah berapa bulan tak kujenguk kampung halaman, artinya selama itu pula tak kujumpai belaian Ayah dan Ibu yang begitu menyayangiku. Beruntung aku memiliki seorang Ayah yang sangat bijak dan Ibu yang begitu penyayang, ribuan bahkan jutaan support didatangkan buat anak sulungnya.

Usaha pertamaku adalah menghadiahkan sebuah buku antalogy cerpen karyaku dan beberapa penulis FLP OI apa reaksi sang Ayah ketika membaca cerpenku (menceritakan seorang dengan asa menjadi penulis hebat dan bergelut dengan tumor ganas)?
1. Beliau tersenyum
2. "Pemimpi" sebuah kata yang bel;iau ucapkan
3. Namaku selalu ada dalam do'a-do'anya dan kini do'a ayah berubah menjadi "Semaoga aku menjadi penulis hebat" (selesai sholat berjemaah Ayah selalu melafaskan do'a dengan keras sehingga makmum bisa mendengar dan mengaminkan)
ke tiga reaksi itu kuketahui dari pesan singkat yang dikirim adikku ketika ia pulang membawakan buku yang kutitipkan.

Ada haru dan rasa bersalah yang menyeruak. dan bibirku melantunkan do'a agar Allah menyayangi beliau lebih dari rasa saynangya untuk kami-anaknya.